Pada akhirnya, yang kau miliki hanya dirimu sendiri

"Kesepian lambat laun mendorong ku ke jalan pembebasan, kematian."

Ada saat dimana aku merasa sendiri, kesepian. 
Awal tahun lalu, saat menginjak usia 24 tahun, nenek meninggal. Itu kali pertama aku merasa kesepian. 

Kesepian itu terus datang, menyelimuti diriku. Tak peduli siang, malam, dikeramaian, atau bahkan saat aku seorang diri.  Kesepian selalu merasukiku. Merasuki jiwaku, menguasai, mengontrol, dan perlahan menggerogoti tubuhku sedikit demi sedikit.

Aku tidak pernah tau harus berbuat apa... 
Aku hanya menangis, meringkuk, memeluk tubuhku.

Disat seperti itu aku membutuhkan orang lain, tapi siapa? 
Keluarga? Mereka seperti hanya tau menuntutku ini itu, melihatku sebagai manusia paling tidak beres di dunia ini.

Teman? Sahabat? Aku tidak tau apa benar aku memilikinya. Aku hanya nampak seperti kucing liar kumal yang ingin di perhatikan, penganggu ketenangan orang lain.

Kekasih? Tidak. Mereka orang asing. Aku tidak pernah menemukan orang baik yang mau menyediakan telinganya untuk orang lain. Aku lebih sering bertemu orang mesum. Menjijikkan. 


Satu-satunya hanya diriku seorang. Perempuan yang berada disisiku selama 24 tahun ini. Yang jarang ku ajak bicara, yang tidak pernah aku dengarkan perkataannya. Pada akhirnya hanya dia, diriku yang bisa aku andalkan. 

Dia lahir bersamaku, tumbuh bersamaku, dan pada akhirnya ketika kematian datang, hanya dia di sisiku. Diriku sendiri.


Komentar

Postingan Populer